Menanam Jeruk Dalam Pot

Tabulampot Jeruk

Menanam pohon jeruk didalam pot sehingga dapat berbuah dan dinikmati setiap saat adalah seni dan juga keahlian. Tabulampot (Tanaman Buah Dalam Pot) jeruk adalah salah satu tanaman favorit yang bisa ditempatkan diteras maupun sekeliling rumah. Artikel ini mengulas petunjuk singkat cara membuat tabulampot buah jeruk yang tepat. Sebelumnya siapkan dulu pot tanaman yang berukuran minimal 10 Liter atau kelipatannya. Anda juga bisa menggunakan drum besar sebagai pengganti pot.

Campuran Media Tanam

Supaya akar tanaman jeruk lebih mudah menyerap unsur hara dari media tanam, gunakanlah media tanam yang tidak terlalu liat. Media tanam untuk menanam di dalam pot yang digunakan haruslah gembur (porus). Hal ini tujuannya supaya pohon jeruk didalam pot rajin berbuah.

Media tanam yang bisa digunakan adalah tanah subur berupa tanah humus yang terbuat dari pupuk kandang yang berasal dari kotoran ayam, sapi, kerbau, kambing ataupun domba. Supaya media menjadi gembur bisa dicampurkan pasir atau abu sekam padi.

Campurkan dengan perbandingan pupuk kandang, sekam padi, abu sekam padi dan tanah dengan perbandingan 1:1:1:1. Untuk memperkaya nutrisinya, tambahkan juga pupuk NPK 15:15:15 sebanyak 2 sendok makan untuk pot ukuran 10 liter, atau 4 sendok makan untuk pot drum besar.

Pengecekan media tanam dengan pH Indikator / pH Meter Digital

Setelah tercampur rata, ambillah sedikit sample media tanam, dan larutkan kedalam air mineral atau akuades, kemudian ukur pH larutan sample dengan menggunakan kertas pH indikator atau pH meter digital. Hal ini bertujuan untuk mengukur kadar pH media tanam yang sudah kita buat. Media tanam yang terlalu asam akan menghambat penyerapan unsur hara oleh akar tanaman. Karena itu pH media tanam yang digunakan harus berkisar pada angka 6 Р7. Jika nilai pH tanah dibawah 6 atau terlalu asam, tambahkan serbuk kapur pertanian atau dolomit yang bisa didapatkan di toko bangunan / suplier pertanian terdekat ditempat anda. Tambahkan sedikit demi sedikit kemudian dicampurkan dengan media tanam dan lakukan lagi pengukuran pH dengan pH indikator sampai nilainya berkisar diangka pH 6 Р7. Sebagai acuan tiap 10 liter media tanam bisa ditambahkan 3 sendok makan.

Jika pH media tanam diatas 7 atau terlalu basa, tambahkan serbuk belerang sedikit-demi sedikit dan campurkan lagi dengan media tanam lalu lakukan pengukuran pH sampai nilainya berkisar dianka 6 – 7.

Setelah siap, diamkan dahulu media yang sudah dicampur tersebut selama 1 minggu supaya pupuk dan campuran lainnya teroksidasi dulu dengan udara sehingga tidak beresiko meracuni akar tanaman.

Menanam Jeruk Dalam Pot

Pot yang akan digunakan minimal memiliki 4-5 lubang untuk pembuangan air di bagian bawahnya. Pasang batu atau pecahan bata/genting dibagian lubangnya untuk menghindari media tanam ikut terlarut keluar melalui lubang pot pada saat air terbuang melalui lubang tersebut.

Potong Tunas Air dan Ranting Untuk Mengurangi Penguapan dan Stress pada Bibit Jeruk

 

Masukkan media tanam yang sudah tercampur tadi ke dalam pot sampai terisi separuh bagian. Sebelum penanaman siramlah media tanam terlebih dahulu dengan air agar basah lembab. Bibit jeruk biasanya dibeli dalam kondisi berpolybag, bukalah pembungkus plastik tersebut dengan cara merobek polibagnya dengan hati-hati supaya akar bibit jeruk tidak rusak. Akar dan media yang melekat pada akarnya usahakan jangan sampai rusak karena akan menyebabkan bibit jeruk stress dan berhenti tumbuh selama beberapa waktu. Letakkan bibit ditengah bagian pot lalu timbun dengan sisa media tanam yang sudah disiapkan sampai terisi penuh.

Setelah selesai ditanam, siram dengan air bersih. Agar tanaman tidak terlalu stress akibat penguapan yang terlalu tinggi, pangkas beberapa cabang dan ranting yang tidak berguna misalnya ranting atau tunas air (tunas yang tumbuh dibatang bawah). Potong juga beberapa daunnya.

Penempatan & Perawatan Pasca Tanam

Pasca penanaman di dalam pot, letakkanlah pot ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung selama 1 minggu. Pada tahap awal penanaman ini siramlah tanam jeruk sebanyak 2 kali sehari atau melihat kondisi kelembabannya. Setelah 1 minggu tabulampot bisa dipindahkan ke tempat yang dikehendaki termasuk ditempat yang terkena cahaya matahari langsung. Sebaiknya letakkanlah pot ditempat terbuka dan mendapat sinar matahari penuh setiap hari.

Baca Juga: Cara Memilih Bibit Jeruk Berkualitas

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2018
Bagikan:

Sponsor

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.