Insektisida Nabati Berbahan Brotowali Untuk Pembasmi Ulat Daun Kubis, Penggerek Batang, Wereng dan Belalang

Brotowali adalah sejenis tanaman yang berbentuk semak, memanjat, termasuk herba tahunan. Batangnya bulat berkayu dengan permukaan berbenjol-benjol, bercabang dan hijau. Daunnya merupakan daun tunggal yang berbentuk jantung dengan ujung runcing dan tepi rata, pangkal berlekuk dengan lebar daun 7 – 11 cm. Tumbuhan ini memiliki habitat diketinggian 1000 mdpl dan dapat ditemukan di daerah pantai. Tanaman ini berasal dari dataran Cina.

Klasifikasi Botani:

Divisi

: Spermatophyta

Sub Divisi

: Angiospermae

Kelas

: Dicotyledonae

Bangsa

: Ranunculales

Suku

: Menispermaceae

Marga

: Tinospora

Spesies

: Tinospora rumphii

Sinonim: Tinospora crispa boerl, Tinospora tuberculata beumee, Tinospora cocculus crispus DC, Manispermum verrucosum, Manispermum crispum linn, Manispermum tuberculatum Lamk

 

Nama Umum:

Brotowali, Andawali, Antawali, Putrawali, Daun Gadel, Tinospora, Makabuhay, Boraphet

Kandungan Kimia:

Alkaloid, Damar Lunak, Pati, Glikosida, Pikroretosid, Zat Pahit Pkroretin, Harsa, Berberin, Palmatin, Kolumbin (akar), Kokulin (pikrotoksin).

Khasiat Lainnya:

Manfaat lain dari tanaman ini adalah sebagai obat luka, koreng, kudis, penambah nafsu makan, malaria, demam, hepatitis, diabetes dan rematik.

OPT Sasaran:

Ulat daun kubis, penggerek batang, wereng, belalang pada bibit tanaman

Metode Pembuatan:

Bahan dan Alat:

  • 200 gram batang brotowali
  • 1 Liter
  • Alat penumbuk / Blender
  • Pisau
  • Ember

Cara Pembuatan:

Rajang batang brotowali. Rendam dalam 1 liter air. Aduk hingga rata kemudian saring.

Cara Penggunaan:

Rendam bibit yang akan ditanam dengan larutan selama 24 jam

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2018
Bagikan:

Sponsor

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.