Bakterisida Organik Dari Daun Mint

Minyak Atsiri Daun Mint

Tanaman mint memiliki berbagai macam kegunaan dan khasiat, salah satunya sebagai bakterisida organik untuk tanaman. Tanaman ini berbatang tegak dengan ketinggian mencapai 0,30 – 0,50 meter bercabang kecil dan tumbuh menjalar. Batangnya lunak berbuku-buku, ditiap ruasnya keluar tunas dan akar. Ciri lainnya yaitu memiliki daun bulat telur sampai lonjong lancelot, daunya bersilang dengan panjang 3,5 – 7 cm, berujung runcing, bergerigi dangkal, tulang daun bagian bawahnya berambut pendek dan permukaan daun bagian atasnya berambut pendek. Ciri khas lainnya yaitu daun dan seluruh bagian tanamannya mengandung aroma khas mint apabila diekstrak atau dihancurkan.

Tumbuhan ini berasal dari India dan asia tengggara termasuk Indonesia, sedangkan jenis hibridanya di impor dari Eropa. Di Indonesia tumbuhan ini tumbuh liar dan berada di tempat lembab serta ditemukan pada ketinggian 150 – 1200 mdpl.

Klasifikasi Botani:

Divisi

: Spermatophyta

Sub Divisi

: Angiospermae

Kelas

: Dicotyledonae

Bangsa

: Labiatae

Suku

: Lamiaceae

Marga

: Mentha

Spesies

: Mentha spp

Nama Lain:

Peppermint, spearmint, mint, marah mint, bijanggut, janggot, Bicharis indica L

Kandungan Kimia:

Spearmint, flavonoid, tannin, menthol, methone, carvone

OPT Sasaran:

Bakteri, Penyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri (layu bakteri)

Khasiat Lain:

Antiseptic, obat sakit kepala, rematik, kolera, disentri, diare, obat kanker, parfum, kosmetik dan flavour

Metode Pembuatan:

Resep 1 – Ekstrak Mint

Bahan dan Alat:

  • 250 gram daun mint
  • 2 Liter air
  • Alat penumbuk / blender
  • Penyaring
  • Ember

Cara Pembuatan:

Hancurkan daun mint sampai halus, tambahkan air, aduk hingga rata.

Cara Penggunaan:

Semprotkan pada seluruh bagian tanaman yang terserang bakteri pada pagi atau sore hari.

Resep 2 – Ekstrak Mint, Cabai, Daun Bawang dan Tembakau

Bahan dan Alat:

  • Daun Mint
  • Buah Cabai
  • Daun Bawang
  • Tembakau
  • Alat penumbuk / blender
  • Penyaring
  • Ember

Cara Pembuatan:

Hancurkan semua bahan sampai halus kemudian saring dan tambahkan air secukupnya.

Cara Penggunaan:

Semprotkan pada seluruh bagian tanaman yang terserang bakteri pada pagi atau sore hari.

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2018
Bagikan:

Sponsor

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.